Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Mobil Bensin Bakal Tamat, Peneliti Korea Sudah Temukan Penggantinya

Skintific

Banjar – Mobil Bensin Bakal Dunia otomotif global kembali diguncang oleh kabar mengejutkan dari Korea Selatan.

Para peneliti di negara tersebut dikabarkan telah menemukan teknologi yang diyakini bisa menggantikan mesin bensin secara total.

Skintific

Temuan ini menjadi babak baru dalam revolusi kendaraan ramah lingkungan, sekaligus ancaman serius bagi eksistensi mobil berbahan bakar bensin.

Mobil Bensin Bakal
Mobil Bensin Bakal

 

Baca Juga : Daftar Terbaru Harga BBM di Seluruh SPBU RI Berlaku 22 September 2025

Menurut laporan dari sejumlah media sains internasional, teknologi tersebut dikembangkan oleh tim ilmuwan dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST).

Mereka berhasil menciptakan sistem penggerak berbasis hidrogen yang lebih efisien, murah, dan stabil dibanding teknologi sebelumnya.

Teknologi ini disebut-sebut mampu mengatasi berbagai kendala yang selama ini menghambat penggunaan kendaraan hidrogen secara massal.

Salah satu terobosannya adalah material penyimpanan hidrogen baru yang tidak mudah meledak dan mampu menyimpan energi lebih banyak dalam ruang lebih kecil.

Peneliti Korea menyebut teknologi ini bisa menjadi “game changer” dalam dunia otomotif, karena efisiensinya menyaingi bahkan melampaui mobil listrik baterai (EV).

Selama ini, mobil listrik berbasis baterai dianggap sebagai solusi utama pengganti mobil bensin.

Namun, keterbatasan jarak tempuh, waktu pengisian ulang, dan ketergantungan terhadap baterai lithium menjadi tantangan besar.

Dengan sistem hidrogen baru dari Korea, mobil bisa diisi ulang dalam hitungan menit dan menempuh jarak lebih jauh dari mobil EV.

Selain itu, emisi yang dihasilkan hampir nol, karena hanya mengeluarkan uap air sebagai sisa pembakaran.

Jika teknologi ini bisa diproduksi massal, maka era mobil bensin diprediksi akan segera berakhir dalam waktu dekat.

Bahkan beberapa produsen mobil besar asal Korea Selatan seperti Hyundai dan Kia telah menunjukkan minat untuk mengintegrasikan teknologi ini.

Hyundai sendiri memang sudah lebih dulu merintis mobil hidrogen melalui seri NEXO, namun teknologi baru ini diklaim jauh lebih maju.

Para peneliti menyebut bahwa prototipe kendaraan pertama dengan teknologi ini akan siap uji coba publik

Skintific