Banjar – pedagang mengalami kerugian Kebakaran hebat kembali mengguncang Kabupaten Wonogiri setelah Pasar Induk Wonogiri dilanda si jago merah pada Senin dini hari.
Api ini diketahui pertama kali muncul di lantai dua ini, gedung pasar dan dengan cepat menjalar ke lantai atas lainnya.
Warga sekitar yang terbangun oleh bau asap dan cahaya api segera berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi pasar.
Sejumlah pedagang yang tinggal di sekitar pasar pun panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan mereka.

Baca Juga : Mualem Tenang Lihat Bobby Razia Pelat Aceh Kalau Gatal Kita Garuk
Beberapa bahkan nekat masuk ke dalam pasar yang sudah terbakar sebagian demi menyelamatkan sisa stok dagangan.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan setelah laporan masuk ke Pos Damkar Wonogiri sekitar pukul 02.30 WIB.
Tidak kurang dari enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Pemadaman berlangsung cukup sulit karena api telah membakar bagian dalam pasar yang penuh dengan bahan mudah terbakar.
Asap tebal membumbung tinggi dari atap pasar, terlihat dari radius lebih dari satu kilometer.
Warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran diminta menjauh agar tidak terkena dampak asap dan potensi runtuhan bangunan.
Kepolisian setempat juga telah melakukan pengamanan lokasi dan menutup jalan sekitar pasar untuk memudahkan proses evakuasi.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, namun sejumlah pedagang mengalami kerugian besar akibat barang dagangan yang terbakar.
Dinas Perdagangan Kabupaten Wonogiri menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan jumlah kios yang terdampak.
Banyak pedagang yang menangis saat melihat kios mereka habis terbakar hanya dalam hitungan jam.
Kebakaran ini menjadi yang terbesar di Pasar Wonogiri dalam beberapa tahun terakhir, menurut salah satu petugas damkar.
Hingga pagi hari, proses pendinginan masih dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dari titik bara yang tersisa.
Beberapa titik api baru sempat muncul karena angin yang cukup kencang di pagi hari menyulut kembali bara api.






