Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Pelatihan Digital Berbasis AI BLK Kota Banjar, Langsung Penempatan Kerja

Skintific

Banjar – Pelatihan Digital Berbasis Pemerintah Kota Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar, program Pelatihan Digital Berbasis Artificial Intelligence (AI) resmi diluncurkan tahun 2025 ini dan langsung menarik minat puluhan peserta muda. Menariknya, program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknologi mutakhir, tetapi juga menjamin penempatan kerja langsung bagi peserta yang lulus.

Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi antara BLK Kota Banjar, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan sejumlah perusahaan teknologi mitra yang siap menampung tenaga kerja digital terlatih.

Skintific

Meningkatkan Kompetensi Generasi Muda Banjar di Era Digital

Kepala BLK Kota Banjar, Hendra Purnama, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang kini semakin bergeser ke arah digitalisasi dan otomasi.

“Kami ingin menyiapkan SDM Banjar agar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami dan mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI). Lulusan pelatihan ini bisa langsung bekerja di sektor industri digital,” jelas Hendra, saat membuka pelatihan di Aula BLK Banjar, Senin (tanggal menyesuaikan).

Pelatihan ini meliputi berbagai materi praktis seperti pengenalan kecerdasan buatan (AI), analisis data, digital marketing, pemrograman dasar Python, hingga penggunaan AI untuk desain konten dan bisnis online.

Para peserta juga mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur profesional yang telah berpengalaman di dunia industri teknologi informasi dan komunikasi.

Peserta Dapat Sertifikat dan Jaminan Penempatan Kerja

Pelatihan Digital Berbasis
Pelatihan Digital Berbasis

Baca Juga :  Tahanan Rumah Richard Kedapatan Berada di Bandara Banjarbaru

Salah satu keunggulan program ini adalah adanya jaminan penempatan kerja setelah peserta dinyatakan lulus uji kompetensi.

“Kami sudah menandatangani MoU dengan 12 perusahaan mitra. Jadi peserta yang lulus minimal akan langsung disalurkan ke dunia kerja, baik sebagai staf digital marketing, data analyst, maupun konten kreator,” kata Hendra.

Selain itu, peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dapat digunakan sebagai bukti kemampuan profesional di bidang teknologi digital.

Antusiasme Peserta Sangat Tinggi

Sejak dibuka pendaftarannya dua minggu lalu, program ini langsung diserbu oleh kalangan muda Kota Banjar. Dari lebih dari 300 pendaftar, hanya 40 peserta terbaik yang lolos seleksi tahap awal untuk mengikuti pelatihan batch pertama ini.

Salah satu peserta, Dina Rahma (22), mengaku sangat antusias karena pelatihan ini memberikan kesempatan nyata untuk mendapatkan pekerjaan.

“Selama ini saya belajar digital marketing secara otodidak. Begitu tahu ada pelatihan resmi dari BLK dan bisa langsung disalurkan kerja, saya langsung daftar. Harapannya bisa kerja di perusahaan digital,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Kota Banjar

Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, yang turut hadir membuka pelatihan, menyampaikan apresiasinya kepada BLK atas langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan pelatihan berbasis teknologi adalah strategi penting dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan persaingan kerja global.

“Banjar harus maju bersama teknologi. Kita tidak boleh tertinggal. Pelatihan seperti ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi muda. Setelah belajar, mereka bisa langsung bekerja dan membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” tutur Wali Kota.

Sinergi Pemerintah dan Dunia Industri

Perwakilan dari salah satu perusahaan mitra, PT Digital Kreasi Nusantara, menyebut bahwa pihaknya membutuhkan banyak tenaga kerja muda yang memahami teknologi AI dan mampu beradaptasi cepat dengan kebutuhan pasar digital.

“Kami butuh talenta yang siap pakai. Program seperti ini memudahkan kami mendapatkan tenaga kerja kompeten sekaligus membantu pemerintah menekan angka pengangguran,” ujar Dimas Pratama, HRD perusahaan tersebut.

Sejak dua tahun terakhir, BLK Kota Banjar terus melakukan transformasi menuju Balai Latihan Kerja berbasis teknologi digital. Sebelumnya, BLK hanya fokus pada pelatihan konvensional seperti menjahit, otomotif, dan las. Kini, pelatihan berbasis komputer, desain grafis, dan digital marketing mulai menjadi prioritas.

“Kita ingin Banjar dikenal sebagai kota pelatihan digital di Jawa Barat bagian timur. Anak muda di sini punya potensi besar, tinggal diberi wadah dan pelatihan yang tepat,” ujar Hendra optimis.

Harapan: Generasi Muda Banjar Siap Hadapi Dunia Kerja Modern

Skintific